Sistem atau pola
mengajar pada kurikulum yang terdiri dari intra kurikuler, ekstra kurikuler dan
non kurikuler nampaknya harus memberikan porsi yang baik pada tiap bagiannya,
bagaimana kurikulum berjalan selama ini dinilai mendikbud terlalu banyak porsi untuk
intra kurikuler, hal ini menjadikan posisi non kurikuler tidak pada porsi
seharusnya.
Seperti berita yang kami kutip pada laman
↧






